Minggu, 22 Maret 2015



NAMA                        : KOLETA MARINI
NIM                             : 2014330046
JURUSAN                   : AGROTEKNOLOGI
MATA KULIAH       : PENDIDIKAN PANCASILA (F)
TUGAS 1
Kegiatan pertanian dikembangkan di atas lahan pertanian seluruh dunia, termasuk di Negara kita Indonesia. Lahan akan selalu menjadi sumberdaya alam utama guna pemenuhan kebutuhan pangan dan sector/sub-sektor pertanian lainnya. Budidaya tanaman paling umum menggunakan sumberdaya tanah dengan variasinya di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Klasifikasi tanah menurut USDA mengunjuk ada 12 ordo tanah, di Indonesia terdapat 11 ordo dan hanya satu ordo yang sulit didapatkan yaitu Gleysols. Tanah ada komponennya yaitu komponen biotik dan abiotik; biotiknya terdiri dari fauna, flora, dan mikroorganisme tanah, sedangkan komponen abiotiknya adalah bahan organik dan inorganik tanah. Bahan organik memegang peranan sentral terhadap kesuburan tanah (kualitatif dan kuantitatif), sehingga mengendalikan produktivitas tanah, vegetasi, dan tanaman pertanian. Komponen abiotik penting tanah tropika dapat dikelompokkan menjadi: (i) komponen gas 25 %, (ii) komponen air 25 %, (iii) komponen mineral 45 %, dan (iv) komponen bahan organik tanah 5 %. Melihat komponen tersebut maka tanah tropika harus diperbaiki, dipelihara, dan dilestarikan dengan pengelolaan (manajemen) bahan organik sampai 5 %; namun kenyataannya diperlukan jumlah s/d 600 ton pupuk kompos/ha untuk 5-6 tahun sehingga sulit dan tidak ekonomis untuk petani. Manajemen pertanian organik merupakan bagian manajemen pertanian bersih (atau bertujuan untuk bersih / clean agriculture), dengan outcome utama (sector budidaya tanaman, perikanan, peternakan, dan kehutanan) yaitu tidak menambah pemanasan global dengan gas rumah kaca 1.