NAMA
: KOLETA MARINI
NIM : 2014330046
JURUSAN : AGROTEKNOLOGI
MATA KULIAH
: PENDIDIKAN PANCASILA (F)
TUGAS 1
Kegiatan pertanian dikembangkan di
atas lahan pertanian seluruh dunia, termasuk di Negara kita Indonesia. Lahan
akan selalu menjadi sumberdaya alam utama guna pemenuhan kebutuhan pangan dan
sector/sub-sektor pertanian lainnya. Budidaya tanaman paling umum menggunakan
sumberdaya tanah dengan variasinya di seluruh dunia termasuk di Indonesia.
Klasifikasi tanah menurut USDA mengunjuk ada 12 ordo tanah, di Indonesia
terdapat 11 ordo dan hanya satu ordo yang sulit didapatkan yaitu Gleysols.
Tanah ada komponennya yaitu komponen biotik dan abiotik; biotiknya terdiri dari
fauna, flora, dan mikroorganisme tanah, sedangkan komponen abiotiknya adalah
bahan organik dan inorganik tanah. Bahan organik memegang peranan sentral
terhadap kesuburan tanah (kualitatif dan kuantitatif), sehingga mengendalikan
produktivitas tanah, vegetasi, dan tanaman pertanian. Komponen abiotik penting
tanah tropika dapat dikelompokkan menjadi: (i) komponen gas 25 %, (ii) komponen
air 25 %, (iii) komponen mineral 45 %, dan (iv) komponen bahan organik tanah 5
%. Melihat komponen tersebut maka tanah tropika harus diperbaiki, dipelihara,
dan dilestarikan dengan pengelolaan (manajemen) bahan organik sampai 5 %; namun
kenyataannya diperlukan jumlah s/d 600 ton pupuk kompos/ha untuk 5-6 tahun
sehingga sulit dan tidak ekonomis untuk petani. Manajemen pertanian organik
merupakan bagian manajemen pertanian bersih (atau bertujuan untuk bersih /
clean agriculture), dengan outcome utama (sector budidaya tanaman, perikanan,
peternakan, dan kehutanan) yaitu tidak menambah pemanasan global dengan gas
rumah kaca 1.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar